28 MN Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Sosok

Selamat! Untung Budiharto Ditunjuk Jadi Dirut Antam (ANTM), Ini Profilnya

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau biasa disebut Antam, yang merupakan anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, memutuskan pergantian posisi Direktur Utama. RUPS memutuskan mengangkat Untung Budiharto menjadi Direktur Utama Antam menggantikan Achmad Ardianto sebagai Dirut sebelumnya. Keputusan penggantian direktur utama perseroan telah disepakati pemegang saham dalam gelaran RUPS Luar Biasa yang digelar hari ini, Senin 15 Desember 2025. Achmad Ardianto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia Antam, diketahui diangkat menjadi Dirut Antam pada RUPS Tahunan ANTM pertengahan tahun ini atau tepatnya pada 12 Juni 2025. Artinya dirinya resmi melepas jabatan direktur utama emiten tambang emas BUMN tersebut setelah menjabat selama 6 bulan. Dirut baru Antam Untung Budiharto diketahui merupakan purnawirawan TNI. Pengukuhan ini terjadi setelah sebelumnya emiten Grup MIND ID lainnya y...

Orang Terkaya RI Tak Malu Jajan Es Pinggir Jalan dan Jadi Sopir Truk

Penguasa Yogyakarta sejak 1940, Sri Sultan Hamengkubuwana IX, memilih tetap hidup sederhana dan membantu rakyat kecil, meskipun kekayaannya melimpah. Tak diketahui pasti berapa kekayaannya, tapi dia tercatat sejarah sebagai sosok dermawan yang kerap membagi-bagikan harta. Harta kekayaannya tak terlepas dari warisan dan sistem feodalisme kerajaan. Ketika awal kemerdekaan, ia menyumbang uang 6,5 juta gulden ke pemerintah dan 5 juta gulden untuk rakyat yang menderita. Nominal segitu setara Rp 20-30 miliar pada masa sekarang. Meski banyak uang dan hidup penuh kehormatan, Sri Sultan tak terlena. Banyak orang merekam kebiasaannya hidup tak memamerkan harta. Diceritakan dalam Takhta untuk Rakyat: Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengkubuwono IX (1982), Sri Sultan tercatat pernah beli es gerobakan di pinggir jalan depan Stasiun Klender, Jakarta, pada 1946. Kala itu, cuaca sangat panas dan Sultan butuh minuman segar. Bisa saja dia pergi ke restoran dan jajan di sana, tapi dia ogah dan...

Satpol PP di Jakbar Tegur Pengendara Motor dengan Bahasa Inggris, Ini Ceritanya

Aksi seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menegur pengendara motor dengan bahasa Inggris di kawasan Jakarta Barat tengah mencuri perhatian publik.  Dalam video yang diunggah akun Instagram @infipop.id, terlihat anggota Satpol PP itu meminta para pengendara yang melintas di atas trotoar untuk turun. Sambil mengatur lalu lintas, pria berseragam Satpol PP itu dengan lantang berkata, “Get off the sidewalk, get off!” (turun dari trotoar, turun). Video berdurasi singkat itu pun viral. Teks di layar video bertuliskan, “Satpol PP ini tegur pengendara motor yang naik ke trotoar dengan bahasa Inggris”. Kredit video menampilkan akun @mister._dede, yang ternyata adalah pemilik asli rekaman sekaligus sosok yang viral tersebut, Dede Wahyudi (46). Ia anggota Satpol PP yang bertugas di Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Baca selengkapnya di Kompas, klik link Sumber:  https://megapolitan.kompas.com/read/2025/10/19/16252401/satpol-pp-di-jakbar...

Profil Agung Gumilar, Eks Kopassus yang jadi Asisten Khusus Prabowo

Presiden Prabowo Subianto melantik Agung Gumilar Saputra sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Berikut adalah profil singkat Agung Gumilar Saputra: Agung merupakan penyandang gelar master bidang applied computer & information technology dari Oslo Metropolitan University, Norwegia. Agung menulis tesis tentang quantum computing yang sangat relevan dengan lompatan teknologi informasi ke depan. Selain menyandang gelar Msc dari Oslo Metropolitan University pada tahun 2024, Agung juga meraih gelar MM (management) dari Swiss German University Indonesia pada tahun 2006, MBA (finance) dari Hochschule Konstanz Jerman serta MComm (accounting) dari Curtin University Australia pada tahun 2016. Pengembaraan ilmu itu tidak berhenti ketika Agung kembali ke Indonesia. Sekarang dia mengikuti program doktor di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Universitas Padjajaran (Unpad), dan Sekolah Bisni...

Prajurit Taifib AL Gugur Saat Terjun Payung Rangkaian HUT TNI

Praka Mar Zaenal Mutaqim, Prajurit Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Den Ipam 1--sebelumnya bernama YonTaifib) Marinir gugur saat terjun payung dalam rangkaian HUT ke-80 TNI 'Presidential Inspection' di teluk Jakarta. Praka Zaenal gugur usai mendarat di laut. "Dengan penuh rasa dukacita sedalam-dalamnya, TNI Angkatan Laut menyampaikan bahwa salah satu prajurit terbaik kami yaitu Praka Mar Zaenal Mutaqim Personel Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Den Ipam 1) Marinir telah gugur dalam tugas saat melaksanakan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) dalam rangkaian HUT Ke-80 TNI yaitu Presidential Inspection," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksmana Pertama (Laksma) TNI Tunggul dalam keterangan, Minggu (5/10/2025). Tunggul menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/10) di Teluk Jakarta. Dia mengatakan, saat kejadian, parasut Praka Zaenal tetap terbuka sempurna. "Praka Mar Zaenal Mutaqim mengalami kecelakaan di udara saat Processing Openi...

Presiden RI Tolak Sosok Ini Jadi Menteri karena Idenya Terlalu Gila

Nama-nama calon menteri dalam reshuffle kabinet selalu menjadi sorotan publik. Sebab, di pundak merekalah masyarakat menaruh harapan untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Namun, sepanjang sejarah, hampir tak ada calon menteri yang berani tampil seberani Hadeli Hasibuan. Dia dengan tegas siap mempertaruhkan nyawa, bahkan menerima hukuman berat, apabila gagal memulihkan kondisi ekonomi Indonesia di pertengahan 1960-an. Nama Hadeli Hasibuan (sumber lain menyebut Hadely Hasibuan) mencuat tak lama setelah Presiden Soekarno berpidato di Istana Bogor pada 15 Januari 1966. Dalam pidatonya, Soekarno mengumumkan sayembara terbuka imbas krisis yang menjerat rakyat. Menurut catatan aktivis Soe Hok Gie dalam Zaman Peralihan (2005), sejak akhir 1965 harga bahan pangan melonjak hingga ratusan persen. Harga bensin pun naik tajam dari Rp400 menjadi Rp1.000 per liter.  Kondisi ini membuat rakyat kian terhimpit, terlebih situasi politik pasca peristiwa Gerakan 30 September 1965...

Profil Zetro Leonardo Purba, Staf KBRI di Peru yang Tewas Ditembak Dikenal sebagai Pribadi Baik

Suasana duka masih menyelimuti kediaman keluarga Zetro Leonardo Purba di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Zetro, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima,  Peru  tewas usai menjadi korban  penembakan  pada Senin malam (1/9/2025) waktu setempat. Kabar duka itu diterima pihak keluarga pada Selasa pagi, setelah istri almarhum yang berada di Peru mengabarkan langsung kondisi Zetro dari rumah sakit di Lima. Di mata keluarga, Zetro dikenal sebagai sosok yang baik, pekerja keras, serta mudah bergaul dengan siapa saja. Hal itu disampaikan salah seorang kerabat, Maradu Munthe, yang merasa kehilangan atas kepergian Zetro. Baca selengkapnya di Sindonews, klik link  https://nasional.sindonews.com/read/1614831/15/profil-zetro-leonardo-purba-staf-kbri-di-peru-yang-tewas-ditembak-dikenal-sebagai-pribadi-baik-1756800565

Perjalanan Karier Johan Budi, Mantan Jubir KPK yang Kini Jadi Komisaris Transjakarta

Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi Sapto Pribowo telah menempati posisi baru sebagai komisaris Transjakarta. Penunjukannya diketahui melalu unggahan media sosial PT Transjakarta.  "Selamat bertugas Bapak Johan Budi Sapto Pribowo sebagai Komisaris Transjakarta," bunyi unggahan media sosial @pt_transjakarta, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (2/8/2025).   Penunjukan Johan Budi sebagai Komisaris Transjakarta menarik perhatian publik bukan semata karena posisinya, tetapi karena latar belakang panjangnya di lembaga-lembaga negara strategis.  Artikel ini telah tayang di  Kompas.com  dengan judul "Perjalanan Karier Johan Budi, Mantan Jubir KPK yang Kini Jadi Komisaris Transjakarta", Klik untuk baca:  https://www.kompas.com/tren/read/2025/08/02/174500065/perjalanan-karier-johan-budi-mantan-jubir-kpk-yang-kini-jadi-komisaris?page=all .

Gempar! Siapa Red Uncle atau Sister Hong? Pria China yang Viral karena Menyamar Jadi Gadis Cantik dan Kencani 1.600 Pria

Skandal yang melibatkan sosok yang dikenal sebagai "Red Uncle atau Paman Merah" dan "Sister Hong atau Saudari Hong" menjadi salah satu fenomena viral paling banyak dibicarakan di  China  pada tahun 2025. Itu memicu perdebatan sengit di dunia maya dan liputan media yang luas, baik di dalam negeri maupun internasional. Internet diramaikan dengan skandal aneh dan meresahkan ini yang telah menggemparkan media sosial China. Kata kunci pencarian seperti "video Paman Merah", "video viral Saudari Hong", "video Paman Merah tempat menonton", "video viral Nona Hong", "tautan Telegram Paman Merah", "skandal Nona Hong", dan "video Nona Hong China" telah tersebar luas di Google Trends dan platform seperti Weibo, X (sebelumnya Twitter), dan Telegram. Siapa Red Uncle atau Sister Hong? Pria China yang Viral karena Menyamar Jadi Gadis Cantik dan Kencani 1.600 Pria 1. Pria Itu Berusia 38 Tahun dan Menyam...

Sosok Irjen Karyoto Besan Dedi Mulyadi, Jenderal Polisi yang Pernah Tugas di KPK

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto kini telah menjadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto kini telah menjadi besan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Hal ini terjadi setelah anak sulungnya, Luthfianisa Putri Karlina resmi dipersunting oleh Maula Akbar Mulyadi Putra, anak sulung Dedi Mulyadi pada Rabu (16/7/2025). Pernikahan anak Irjen Karyoto dengan Dedi Mulyadi digelar di Kawasan Pendopo Garut sekira pukul 13.00 WIB. Mengapa digelar di Pendopo Garut? Karena Putri Karlina merupakan Wakil Bupati Garut periode 2025–2030. Adapun yang menjadi wali nikah Putri Karlina adalah ayahnya sendiri yaitu Irjen Karyoto. Baca selengkapnya di Tribunnews, link  https://m.tribunnews.com/nasional/2025/07/16/sosok-irjen-karyoto-besan-dedi-mulyadi-jenderal-polisi-yang-pernah-tugas-di-kpk

Sosok Kombes Wira Satya Dirreskrimum Polda Metro Jaya Berani Tingkatkan Status Ijazah Jokowi

Sosok Komisaris Besar Polisi Wira Satya Triputra kini Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya. Kombes Wira Satya Triputra menggantikan Kombes Polisi Hengki Haryadi. Di tangan Kombes Wira Satya Triputra, Polda Metro Jaya resmi meningkatkan status perkara dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari penyelidikan ke penyidikan. Keputusan ini diambil setelah gelar perkara yang dilakukan pada Kamis (10/7/2025), menyusul ditemukannya unsur pidana dalam kasus tersebut.  Baca selengkapnya di TribunTimur, Link  https://makassar.tribunnews.com/2025/07/13/sosok-kombes-wira-satya-dirreskrimum-polda-metro-jaya-berani-tingkatkan-status-ijazah-jokowi

Berapa Gaji Tina Talisa sebagai Komisaris Pertamina Patra Niaga?

Staf Khusus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Tina Talisa, resmi diangkat menjadi Komisaris PT Pertamina Patra Niaga. Penunjukan ini dilakukan di tengah perombakan jajaran manajemen perusahaan subholding komersial dan distribusi milik Pertamina tersebut. Tina bukan satu-satunya figur publik yang masuk dalam struktur komisaris baru. Ada pula nama Ferry Joko Juliantono, Wakil Menteri Koperasi dan UKM sekaligus politisi Partai Gerindra. Baca artikel CNN Indonesia "Berapa Gaji Tina Talisa sebagai Komisaris Pertamina Patra Niaga?"  Baca selengkapnya di sini:  https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20250710165522-85-1249254/berapa-gaji-tina-talisa-sebagai-komisaris-pertamina-patra-niaga .

Profil Calon Dubes Jepang Kartini Sjahrir, Adik Luhut dan Ibu CIO Danantara

Adik kandung Luhut Binsar Pandjaitan yakni Nurmala Kartini Sjahrir menjadi calon duta besar Republik Indonesia untuk Jepang. Begini profilnya.  Nurmala Kartini nampak di uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test calon dubes RI di Ruang Komisi I DPR, Jakarta, Sabtu (7/5/2025) lalu. Dia menjadi satu di antara 24 orang yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi calon dubes dan diuji para wakil rakyat bidang hubungan internasional. Artikel ini telah tayang di  Kompas.com  dengan judul "Profil Calon Dubes Jepang Kartini Sjahrir, Adik Luhut dan Ibu CIO Danantara", Klik untuk baca:  https://nasional.kompas.com/read/2025/07/06/18464271/profil-calon-dubes-jepang-kartini-sjahrir-adik-luhut-dan-ibu-cio-danantara .

Harta Kekayaan Bos Gudang Garam Susilo Wonowidjojo Kian Menyusut, dari Rp149 Triliun Kini Tersisa Rp47,2 Triliun

Harta kekayaan bos Gudang Garam Susilo Wonowidjojo kian menyusut setiap tahunnya. Hal ini sejalan dengan lesunya bisnis PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Tercatat, pada laporan keuangan 2024, Gudang Garam membukukan penurunan laba bersih sekitar 82% menjadi Rp981 miliar dari Rp5,3 triliun pada 2023. Kini, Gudang Garam menghentikan pembelian tembakau dari petani Temanggung, Jawa Tengah. Hal ini akan berdampak terhadap perekonomian daerah.  Menurut data Forbes, harta kekayaan pemilik Gudang Garam ini terus mengalami penurunan sejak 2019. Padahal pada 2018, harta kekayaan pemilik Gudang Garam mencapai USD9,2 miliar atau setara Rp149,9 triliun, kemudian turun menjadi USD6,6 miliar pada 2019, turun lagi menjadi USD5,3 miliar pada 2020.  Kemudian pada 2021, harta kekayaannya turun menjadi USD4,8 miliar, turun lagi menjadi USD3,5 miliar pada 2022, namun sempat naik tipis menjadi USD3,6 miliar pada 2023 dan kembali turun menjadi USD2,9 miliar pada 2024. Dengan kekayaan USD2,9 mi...

Rekam Jejak Novel Baswedan, Eks Penyidik KPK Jadi Orang Kepercayaan Kapolri, Lulusan Akpol 1998

Berikut rekam jejak dan profil Novel Baswedan, eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dapat jabatan baru dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.  Bersama Herry Muryanto, keduanya menjadi orang kepercayaan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri menunjuk dua mantan pegawai KPK itu, mengisi jabatan pimpinan untuk Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara. Herry Muryanto sebagai Kepala Satgas dan Novel Baswedan sebagai Wakil Kepala. Baca selengkapnya di BangkaPos, link  https://bangka.tribunnews.com/2025/06/16/rekam-jejak-novel-baswedan-eks-penyidik-kpk-jadi-orang-kepercayaan-kapolri-lulusan-akpol-1998

Berawal dari Ngamen, Hadi Manansang dan 3 Anaknya Dirikan Sirkus OCI, lalu Taman Safari Indonesia

Bisnis sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) Taman Safari Indonesia dimulai dari nol oleh Hadi Manansang serta ketiga anaknya, Jansen Manansang, Frans Manansang, dan Tony Sumampau. OCI Taman Safari Indonesia bermula dari Hadi yang mengajak ketiga anaknya untuk mengamen di lapangan, kelenteng, sekolah, hingga paguyuban Tionghoa dalam kurun waktu 1950-an. Selama mengamen, mereka melakukan atraksi dan bermain trisula (tombak bermata tiga). Tak hanya mengamen sirkus, Hadi dan anak-anaknya juga menjual obat koyok ramuan sendiri. Baca selengkapnya di Tribunnews, link  https://www.tribunnews.com/nasional/2025/04/18/berawal-dari-ngamen-hadi-manansang-dan-3-anaknya-dirikan-sirkus-oci-lalu-taman-safari-indonesia

Terungkap Dua Konglomerat Pemilik Glodok Plaza yang Terbakar

Baru-baru ini masyarakat dikagetkan dengan peristiwa kebakaran hebat yang melanda Glodok Plaza, Jakarta Barat. Api menjalar di lantai 9, 8, dan 7 gedung tersebut.  Lebih dari 200 personel pemadam kebakaran (damkar) dan 45 unit mobil damkar dari berbagai daerah dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Terdapat 9 orang yang sempat terjebak dalam kebakaran. Namun, setelah menunggu sekitar satu jam, akhirnya mereka dapat diselamatkan oleh petugas damkar. Di balik peristiwa tersebut, menarik ditelusuri siapa sosok konglomerat pemilik Glodok Plaza. Sebagaimana diketahui, Glodok Plaza terkenal sebagai pusat perbelanjaan elektronik di Jakarta Barat yang berdiri sejak 1977. Kala itu, Glodok Plaza menjadi pelopor pusat perbelanjaan modern di Indonesia. Gedung yang dibangun pertama kali setinggi 6 lantai ini ditempati para pedagang dan berbagai bidang usaha, khususnya alat-alat elektronik. Pada 1990, Glodok Plaza disebut-sebut sebagai pusat perdagangan elektronik terbesar di Asi...

Teman Seangkatan Prabowo Berkarier Cemerlang, Nomor 2 Terjun Operasi Seroja hingga Penumpasan RMS

Sejumlah teman seangkatan Presiden Prabowo Subianto memiliki karier cemerlang. Beberapa di antaranya berhasil mencapai pangkat Jenderal TNI hingga dipercaya menjabat menteri. Prabowo Subianto merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia ( Akabri ) 1974. Berdasarkan situs Akmil, Akabri adalah hasil integrasi seluruh Akademi Angkatan (Akademi Militer Nasional/AMN, Akademi Angkatan Laut/AAL), Akademi Angkatan Udara/AAU, dan Akademi Angkatan Kepolisian/AAK) pada 16 Desember 1965. Dua tahun kemudian Akabri di Magelang diresmikan menjadi Akabri Udarat, yang meliputi dua Akabri bagian di bawah satu pimpinan, yaitu Akabri Bagian Umum dan Akabri bagian Darat. Akabri Bagian Umum mendidik taruna TK-I selama satu tahun, termasuk Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka, sedangkan Akabri bagian Darat mendidik taruna Akabri Bagian Darat mulai TK-II sampai dengan TK-IV. Pada 29 September 1979, Akabri Udarat berubah namanya menjadi Akabri Bagian Darat. Dalam rangka r...