28 MN Skip to main content

Posts

Mengejutkan! APBN Tekor, Purbaya Umumkan Defisit Februari Rp 135 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Februari 2026 defisit sebesar Rp 135,7 triliun. Realisasi itu setara dengan 0,53% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit APBN itu berarti pendapatan negara lebih kecil dibanding jumlah pengeluaran atau belanja negara. Tercatat pendapatan negara sampai 28 Februari 2026 mencapai Rp 358 triliun, sementara belanja negara terealisasi sebesar Rp 493,8 triliun. "Pengumpulan pajak di dua bulan pertama 2026 ini tumbuh 30%. Kita akan pastikan itu akan stabil terus ke depan," terang Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026). Baca artikel detikfinance, "APBN Tekor, Purbaya Umumkan Defisit Februari Rp 135 Triliun" selengkapnya  https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8387837/apbn-tekor-purbaya-umumkan-defisit-februari-rp-135-triliun .

Mengejutkan! Richard Lee Ditahan Usai Diperiksa Polisi

Polisi menahan  Richard Lee  setelah rampung diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen pada Jumat (6/3). Kemarin, Richard kembali menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka. Ia diperiksa mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB dan dicecar 29 pertanyaan oleh penyidik. "Terhadap tersangka DRL dilakukan penahanan pada pukul 21.50 di rutan Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat. Budi menerangkan sebelum ditahan, Richard lebih dulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Biddokes Polda Metro Jaya. Pemeriksaan itu meliputi pengecekan tensi, saturasi, dan suhu tubuh dengan hasil normal dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa "Sebelum dilakukan penahanan, barang-barang pribadi tersangka yang tidak terkait proses pembuktian penyidikan telah dititipkan kepada kuasa hukum," ucap Budi. Baca selengkapnya di CNN Indonesia, klik link  https://www.cnn...

Tegas! Beredar Surat Mengatasnamakan Polres Tanjung Priok Minta THR ke Pengusaha, Polda Lakukan Investigasi

Polda Metro Jaya menyelidiki surat edaran meminta bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 Hijriah yang mengatasnamakan  Polres Tanjung Priok  kepada perusahaan. Surat itu telah dibantah oleh Polres Tanjung Priok.  "Lagi diselidiki karena Polres Tanjung Priok tidak pernah mengirim dokumen tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/3/2026). Polres Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, membantah melayangkan surat permintaan bantuan  THR  Idul Fitri 1447 Hijriah kepada Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) melalui foto surat yang beredar luas di sejumlah platform media sosial. “Polres Pelabuhan Tanjung Priok tidak pernah mengeluarkan surat tersebut,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo di Jakarta, Kamis. Baca selengkapnya di Republika, klik link  https://news.republika.co.id/berita/tbeptj377/beredar-surat-mengatasnamakan-polres-tanjung-...