Polisi mengatakan pria bersenjata itu masih bebas dan mereka masih menyelidiki motifnya. Mereka menyebut tersangka, yang mengenakan topeng dan membawa ransel abu-abu, melarikan diri dengan berjalan kaki sebelum menaiki sepeda listrik dan mengendarainya ke Central Park.
Sementara itu, Kepala Detektif NYPD Joseph Kenny mengatakan pria bersenjata itu tiba di luar Hilton sekitar lima menit sebelum Thompson, dan dia mengabaikan orang lain yang lewat. Pria itu kemudian menembak Thompson di bagian punggung saat dia lewat.
"Tampaknya korban memang menjadi sasaran khusus, tetapi saat ini kami tidak tahu alasannya," kata Kenny.
Pistol itu tampaknya dilengkapi dengan peredam suara, menurut rekaman video pengawasan, meskipun Kenny mengatakan penggunaan peredam suara tidak dapat diverifikasi dari gambar.
Istri Thompson, Paulette, mengatakan kepada NBC News bahwa Thompson telah menerima beberapa ancaman, meskipun dia tidak mengetahui secara spesifik.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia https://www.cnbcindonesia.com/news/20241205074702-4-593515/bos-asuransi-ditembak-mati-di-depan-hotel-polisi-buru-pelaku